Selasa, 14 Desember 2021

Tugas 11 [Ryan Gilang & 2103015130] : Jaringan Komputer

 

Ryan Gilang Pratama

Kelas 1C

2103015130

Jaringan Komputer

Pengantar

    Komunikasi awalnya bergantung pada transportasi: jalan antar kota, antar provinsi/negara bagian kemudian antar negara/benua. Kemudian komunikasi dapat terjadi jarak jauh melalui telegraf (1844), telepon (1867), gelombang radio elektromagnetik (1889), radio komersial (1906), televisi broadcast (1931), kemudian melalui televisi, dunia jadi lebih kecil karena orang dapat mengetahui dan mendapatkan informasi tentang yang terjadi di bagian lain dunia ini.

    Dalam telekomunikasi, informasi disampaikan melalui sinyal. Sinyal ada dua macam:

1. Digital: secara spesifik mengacu pada informasi yang diwakili oleh dua keadaan 0 atau 1. Data digital dikirimkan dengan diwakili dua kondisi saja yaitu 0 dan 1.

2. Analog: sinyal yang terus menerus dengan variasi kekuatan dan kualitas. Misalnya suara, cahaya dan suhu yang dapat berubah-ubah kekuatannya dan kualitasnya. Data analog dikirimkan dalam bentuk yang berkelanjutan, sinyal elektrik berkelanjutan dalam bentuk gelombang.

Tujuan Jaringan Komputer

  1. Resource sharing/ berbagi sesumber: seluruh program, peralatan dan data yang dapat digunakan oleh setiap orang yang ada dijaringan tanpa dipengaruhi lokasi sesumber dan pemakai. Misalnya: Staff BIRO Akademik mengirimkan daftar mahasiswa baru ke  perpustakaan dalam bentuk print out dengan langsung mencetaknya di printerperpustakaan dari komputer di BIRO akademik. Atau sebaliknya staffperpustakaan mendapatkan langsung file daftar mahasiswa baru yang disimpan di komputer staff BIRO akademik.
  2. High reliability/kehandalan tinggi: tersedianya sumber-sumber alternatif kapanpun diperlukan. Misalnya pada aplikasi perbankan atau militer, jika salah satu mesin tidak bekerja, kinerja organisasi tidak terganggu karena mesin lain mempunyai sumber yang sama.
  3. Menghemat uang: membangun jaringan dengan komputer-komputer kecil  lebih murah dibandingkan dengan menggunakan mainframe. Data disimpan di sebuah komputer yang bertindak sebagai server dan komputer lain yang menggunakan data tersebut bertindak sebagai client. Bentuk ini disebut Client-server.
  4. Scalability/ skalabilitas: meningkatkan kinerja dengan menambahkan komputer server atau client dengan mudah tanpa mengganggu kinerja komputer server atau komputer client yang sudah ada lebih dulu.
  5. Medium komunikasi: memungkinkan kerjasama antar orang-orang yang saling berjauhan melalui jaringan komputer baik untuk bertukar data maupun berkomunikasi.
  6. Akses informasi luas: dapat mengakses dan mendapatkan informasi dari jarak jauh.
  7. Komunikasi orang-ke-orang: digunakan untuk berkomunikasi dari satu orang ke orang yang lain.
  8. Hiburan Interaktif

Pengaruh Jaringan Dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Memeriksa kondisi cuaca ataupun meramalkan keadaan cuaca di kemudian hari
  • Menampilkan video mengenai keadaan lalu lintas yang terjadi di saat tersebut
  • Memeriksa saldo di bank dan membayar tagihan secara online.
  • Mengirim dan menerima e-mail, melakukan internet phone call.
  • Mendapatkan informasi kesehatan dan nasihat dari experts di seluruh dunia, dan membagikan ke forum mengenai informasi kesehatan dan health treatment ke forum.
  • Memposting dan membagikan photo, video dan pengalaman dengan teman atau dengan seluruh dunia.
  • Keberadaan dan adopsi teknologi internet membentuk sebuah bentuk baru dalam cara berkomunikasi
  • Instant messaging
    • Komunikasi secara Real time antara dua orang atau lebih melalui metode typed text
  • Weblogs (Blogs)
    • Kebanyakan digunakan untuk mengekspresikan sesuatu secara online, share foto dan join ke dalam sebuah komunitas
  • Wikis
  • Podcasting
  • Collaboration Tools

Pengaruh Jaringan Terhadap Cara Belajar
































  • Current and accurate training materials.
  • Availability of training to a wide audience.
  • Consistent quality of instruction. 
  • Cost reduction
  • E-learning

Pengaruh Jaringan Terhadap Cara Bekerja
















  • Dulu, data jaringan untuk operasi bisnis hanya digunakan
    • informasi finansial internal, informasi kustomer dan sistem penggajian pegawai. 
  • Sekarang, bisa meliputi
    • e-mail, video, messaging, and telephony.

PRINSIP KERJA JARINGAN KOMPUTER

Aturan umum dalam proses komunikasi manusia:
  • Identifikasi terhadap pengirim dan penerima pesan
  • Persetujuan terhadap metode yang digunakan (face-to-face, telephone, letter, photograph)
  • Bahasa yang akan digunakan
  • Kecepatan dan waktu pengiriman
  • Konfirmasi terhadap pesan yang diterima















Komunikasi Melalui Jaringan

4 Elemen dalam komunikasi jaringan komputer:
  • Aturan bagaimana pesan itu dikirim, diarahkan, diterima dan ditafsirkan
  • Format pesan atau unit informasi yang berpindah dari satu perangkat ke perangkat lainnya
  • Medium yang digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan
  • Perangkat dalam jaringan yang digunakan untuk bertukar pesan


Konvergensi Jaringan

Saat ini konvergensi masih terhalang akan compatibilitas platform, device, dll.
Ada masa dimana semua perangkat berbasis komputer di seluruh dunia akan saling terkoneksi dalam satu jaringan yang sama

Struktur Jaringan Komputer 


Perencanaan Jaringan Komputer

  • Dalam memahami konsep jaringan komputer, harus terlebih dahulu memahami;
    • perangkat-perangkat yang digunakan,
    • cara kerja perangkat tersebut, 
    • Bagaimana teknik penggunaan yang tepat
        Hal ini dimaksudkan agar menciptakan jaringan komputer dengan konektivitas tinggi, performance yang baik, avalability yang tinggi, dll.

    Struktur Jaringan Komputer 

    • End device
      • Computers (work stations, laptops, file servers, web servers), Network printers,VoIP phones, Security cameras, Mobile handheld devices (such as wireless barcode scanners, PDAs)
    • Intermediary devices
      • Network Access Devices (Hubs, switches, and wireless access points), Internetworking Devices (routers), Communication Servers and Modems, Security Devices (firewalls)
    • Services
      • HTTP, FTP, Telnet
    • Medium
      • Kabel, Wireless, dll

      Router, Switch and Hub


      Klasifikasi Jaringan Komputer

      • Berdasarkan Letak Geografisnya
        • LAN, WAN, Internet
      • Model komunikasi
        • Client-Server, Peer to Peer (P2P)
      • Topologi
        • Bus, Star, Ring, Mesh

      Local Area Networks (LANs)


      Ciri-ciri infrastruktur LAN adalah:
      • Sebuah jaringan komputer yang menjangkau satu area geografis
      • Menyediakan servis dan aplikasi kepada seseorang dalam suatu struktur organisasi yang sama
      • Sebuah LAN biasanya di administrasikan oleh satu pengelola


      Wide Area Networks (WANs)

      • Dimana bagian dari sebuah perusahaan atau organisasi dipisahkan oleh area geografis yang cukup jauh.
      • Dibutuhkan sebuah telecommunications service provider (TSP) untuk menghubungkan beberapa LAN di beberapa lokasi yang berbeda
      • WAN membutuhkan peralatan khusus untuk dapat mengintegrasikan beberapa Jaringan komputer lokal
        • Dikarenakan pentingnya peralatan ini, dibutuhkan ketrampilan khusus untuk konfigurasi, instalasi dan maintenance peralatan tersebut


      Client Server Model


      Layanan Server

      • Sebuah server biasanya sebuah komputer berisi informasi yang dibagikan dengan banyak klien sistem. Contoh:
        • Web pages, documents, databases, pictures, video, and audio files 
        • Network printer, the print server delivers the client print requests to the specified printer.
      • Kebanyakan tipe server membutuhkan layanan keamanan klien agar dapat diakses, contoh:
        • autentikasi akun user

      Peer to Peer Model


      TOPOLOGI JARINGAN

      • Topologi jaringan menjelaskan bagaimana layout atau gambaran dari sebuah jaringan. 
      • Menunjukan bagaimana perangkat jaringan saling terkoneksi.
      • Perangkat dalam jaringan disebut dengan “nodes”

      Logical Topology

          Merepresentasikan bagaimana jalur signal dapat bergerak dalam suatu jaringan


      Physical topology

          Menunjukan keberadaan perangkat secara fisik baik media dan alat yang digunakan


      Bus Topology

      • Keuntungan
        • Menggunakan kabel lebih sedikit dan bekerja secara baik dalam lingkup jaringan yang kecil
        • Tidak memerlukan perangkat central seperti hub, switch, atau router
      • Kelamahan
        • Acces lebih lambat dan pengurangan bandwidth dikarenakan berbagi pemakaian jalur media
        • Kerusakan pada titik dimanapun dapat menyebabkan seluruh jaringan mati
        • Membutuhkan perangkat yang disebut Terminator


      Star Topology

      • Keuntungan
        • Throughput lebih baik daripada topologi sebelumnya
        • Troubleshooting relatif lebih mudah
      • Kelemahan
        • Dibutuhkan biaya tambahan dikarenakan pengadaan alat yang digunakan sebagai central point jaringan














      Ring Topology

      • Karakteristik
        • Dengan single ring, seluruh perangkat dapat berkomunikasi dengan membagi media jaringan tunggal dan bergerak satu arah
        • Dengan dual ring, seluruh perangkat dapat berkomunikasi dan bergerak dua arah (membuat redudancy dan fault tolerance)












      Mesh Topology

      • Keuntungan
        • Topologi Mesh mengkoneksikan seluruh nodes dengan fungsi redundancy dan fault tolerance. 
        • Digunakan di arsitektur wide-area networks (WANs) untuk menghubungkan LAN dan juga untuk jaringan vital.
      • Kelemahan
        • Topologi ini jauh lebih mahal dan susah untuk diimplementasikan

      Hierarchical Topology

      Rabu, 08 Desember 2021

      Tugas 10 [Ryan Gilang & 2103015130] : Database

       Ryan Gilang Pratama

      Kelas 1C

      2103015130

      Database


      • Database dan  Sistem Database menjadi  komponen utama dalam kehidupan masyarakat modern saat ini.
      • Berbagai aktivitas manusia secara tidak langsung berhubungan dengan database ( ex. Bank, reservasi, perpustakaan, supermarket, dll)
      • Contoh interaksi diatas yang disebut sebagai aplikasi database tradisional , dimana hampir semua informasi yang disimpan dan diakses berupa data teks maupun numerik.
      • Saat ini, databasemultimedia dapat menyimpan  data gambar, video dan suara.
      • GIS (Geographic Information System), untuk  menyimpan dan  enganalisa data peta, data  cuaca serta gambar satelit.
      • Data warehouse dan  OLAP (On-Line Analytical  Processing), adalah sistem yang digunakan pada beberapa perusahaan untuk meng- ekstract dan menganalisa informasi yang  berguna, dari database yang besar untuk  kepentingan pengambilan  keputusan ( decision making)
      • Teknologi Real-time dan  active database,  digunakan dalam mengontrol proses industri dan manufaktur.
      • Dan hingga saat ini, database masih mencari berbagai teknik yang digunakan pada WWW dalam meningkatkan pencarian informasi (information retrieval) dengan cepat dan tepat, yang dibutuhkan user di internet. 

      Definisi

          Basis Data

      • Basis Data adalah sekumpulan data yang saling ber-relasi menurut aturan atau tatanan tertentu.
      • Adalah sekumpulan data yang saling ber-relasi menurut aturan atau tatanan tertentu
      • Kumpulan data yang saling berhubungan yang  disimpan secara bersama tanpa adanya pengulangan (redudansi) data.
      • Kumpulan file/tabel/arsip yang  saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronik.

          Sistem Basis Data

      • Sistem yang terdiri atas sekumpulan tabel data yang  saling berhubungan dan sekumpulan program ( DBMS : Database Management System) yang memungkinkan berbagai user dan/atau program lain dapat mengakses dan memanipulasi tabel-tabel tersebut.
      • DBMS (Database Management System): kumpulan  program yang digunakan user untuk me-management database (create, maintain) 
      • DBMS mencakup proses: 
        • Defining : database mendefiniskan tipe data, struktur dan batasan (constraint) dari data yang disimpan dalam  database.
        • Manipulating : database mencakup berbagai fungsi dan query untuk mendapatkan data yang dicari, termasuk operasi insert, update dan delete serta dalam generate report data. 
        • Sharing : database dapat diatur untuk dapat sharing multiple user dan program untuk mengakses database secara bersama-sama. 
      • Fungsi yang lebih penting dari DBMSadalah proteksi dan maintain database dalam jangka panjang. 
        • Proteksi : mengandung  system protection yang  menangani kondisi malfunction (crash) baik pada hardware ataupun software, juga mengandung security Protection yang menangani pengaksesan oleh user terlarang.  
        • Maintain : mengandung sistem maintaining yang selalu meningkatkan kebutuhan perubahan tiap waktu.
      • Jadi, Sistem Database : database dan sistem manajemen database-nya (DBMS)

      Tujuan Basis Data

      • Kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan data (speed)
      • Efisiensi ruang penyimpanan ( space) Mengurangi /   menghilangkan redudansi data
      • Keakuratan (Accuracy)Pembentukan kode & relasi antar data berdasar aturan / batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data, untuk menekan ketidakakuratan saat entry / penyimpanan data.

          Con't

      • Ketersediaan (Avaibility) Pemilahan data yang sifatnya pasif dari database aktif.
      • Kelengkapan (Completeness) Kompleksnya data menyebabkan perubahan struktur database.
      • Keamanan (Security) Memberikan keamanan atas hak akses data.
      • Kebersamaan pemakaian (Sharability)Bersifat multiuser.

      Komponen Sistem Basis Data

      • Perangkat Keras (Hardware) Komputer, memori, storage (Harddisk), peripheral, dll.
      • Sistem Operasi (Operating System) Program yang menjalankan sistem komputer, mengendalikan resourcekomputer dan melakukan berbagai operasi dasar sistem komputer.
      •  Basis Data (Database) Menyimpan berbagai obyek database (struktur tabel, indeks,dll)
      • DBMS (Database Management System) Perangkat lunak yang memaintain data dalam jumlah besar.
      • Pemakai (User) Para pemakai database.
      • Aplikasi (perangkat lunak) lain. Program lain dalam DBMS.

      Prinsip Dasar Sistem Database

      • DMS terdiri dari sekelompok data yang saling berhubungan dan program-program untuk mengaksesnya.
      • Tujuan utama DBMS adalah untuk menyediakan lingkungan yang nyaman dan efisien untuk mengambil dan menyimpan informasi basis data.
      • DBMS juga harus menjamin keamanan dari informasi yang disimpan, meskipun sistem terjadi tabrakan atau mengakses  sistem yang tidak diotorisasi.

      Sistem File Data

      • Sebelum ditemukan konsep DBMS, penyimpanan data menggunakan file yang dikelola oleh suatu program.
      • Kelemahan sistem ini adalah :
        • Pengulangan data dan data yang tidak konsisten
        • Kesulitan dalam mengakses data
        • Akses data secara bersamaan dapat menghasilkan data yang tidak sesuai.
        • Masalah keamanan data
        • Masalah integritas data

      Abstraksi Data

      • Keunggulan DBMS adalah menyembunyikan kompleksitas dari struktur data.
      • Abstraksi Data terdiri dari tiga tingkatan:
        • Level Fisik
        • Level Konseptual
        • Level View















      Model Data

      • Adalah sekumpulan alat untuk menggambarkan data, relasi data, semantik data dan konsistensi batasan (constraints).
      • Macam-macam model data :
        • Model object-based logical
        • Model Record-based logical
        • Model Physical Data

          Model object-based logical

      • Digunakan untuk menggambarkan data pada level konseptual dan view.
      • Model ini menyederhanakan fakta agar mudah dipahami dalam perancangannya
      • Terdiri dari beberapa model :
        • Model Entity-Relationship (ER Model)
        • Model Object-Oriented
        • Model Biner
        • Model semantik data
        • Model Infological
        • Model data fungsional
      • Model berbasis objek yang sering digunakan ialah E-R dan O-O.

          Model E-R

      • Sebuah entity adalah sebuah objek yang dapat dibedakan dari objek yang lain dengan sekumpulan atribut tertentu.
      • Sebuah relasi menghubungkan beberapa entitas. Sebagai contoh relasi CustAcct  menghubungkan sebuah account yang dimiliki oleh customer.

          Model O-O 

      • Serupa dengan E-R model, model O-O terdiri dari sekumpulan objek. Objek memiliki nilai (seperti atribut) yang disimpan dalam instances variables.
      • Objek menggunakan methods untuk mengoperasikan nilai didalam instances variables 
      • Objek yang memiliki tipe nilai dan method yang sama dikelompokkan dalam satu class. 









          Model Record-Based Logical

      • Model ini menyusun database dalam record-record yang tersusun dengan format tetap dari berbagai tipe data.
      • Tiap tipe record menentukan sejumlah fields atau atribut yang tetap, dan masing-masing field tersebut panjangnya tetap.
      • Model ini antara lain:
        • Model Relational 
        • Model Network 
        • Model Hirarkhis

          Model Relasional

      • Menampilkan data dan relasinya dalam bentuk tabel yang masing-masing memiliki kolom dengan nama yang unik.

      Model Jaringan/Network

      • Data dalam model network digambarkan dengan sekumpulan records (seperti dalam Pascal) dan relasinya ditunjukkan dengan sebuah links  yang dapat dianggap sebagai pointer.

          Model Hierarkhis

      • Mirip dengan model jaringan dalam hal data dan relasinya.

          Model Data Fisik

      • Digunakan untuk menggambarkan data di level yang paling rendah. 
      • Terdiri dari dua macam model yaitu :
        • Model unifying
        • Frame memory
      • Model Data fisik membahas aspek-aspek implementasi sistem basis data yang merupakan topik DBMS lanjutan 

      Instances dan Schemes

      • Instances = kumpulan informasi yang tersimpan dalam database pada waktu tertentu.
      • Schemes = keseluruhan desain database

      Independensi Data

      • Adalah kemampuan untuk memodifikasi skema di satu level tanpa mengubah skema di level selanjutnya yang lebih tinggi.
      • Dua level independensi data :
        • Independensi data fisik yaitu mengubah skema fisik tanpa menyebabkan program aplikasi ditulis ulang.
        • Independensi data logis yaitu kemampuan mengubah skema konseptual tanpa mengharuskan program aplikasi ditulis ulang.
      • Independence data logis lebih sulit dicapai daripada independensi fisik karena program aplikasi sangat tergantung dengan struktur logika data yang diakses

        Bahasa Basis Data

        • DBMS merupakan perantaraantara user dengan database.
        • Cara komunikasi diatur dalam suatu bahasa khusus yang telah ditetapkan oleh DBMS. Contoh : SQL, dBase, QUEL, dsb.
        • Bahasa database, dibagi dalam 2 bentuk :
          • Data Definition Language (DDL)
          • Data Manipulation Language (DML)
        • Data Definition Language (DDL)
          • Digunakan dalam membuat tabel baru, indeks, mengubah tabel,  menentukanstruktur tabel, dsb.
          • Hasil dari kompilasi perintah DDL berupa kumpulan tabel yang disimpan dalam file khusus: Kamus Data ( Data  Dictionary).
        • Data Dictionary :merupakan metadata ( superdata ), yaitu 
          • data yang mendeskripsikan data sesungguhnya. Data dictionary ini akan selalu diakses dalam suatu operasi database sebelum suatu file data yang sesungguhnya diakses.

        Data Definition Language(DDL)

        • Sebuah skema database dibuat berdasarkan sekumpulan definisi-definisi yang diekspresikan dalam sebuah bahasa khusus yang disebut dengan data definition Language (DDL)
        • Hasil kompilasi DDL dapat berupa tabel yang disimpan dalam file khusus yang disebut data dictionary atau data directory.
        • Data directory merupakan sebuah file yang berisi metadata yaitu data tentang data. Maksudnya  data akan diperiksa (validasi) sebelum data dibaca atau dimodifikasi di dalam sistem database. 

        Data Manipulation Language (DML)

        • Memanipulasi data berarti :
          • Retrieval = mengambil informasi dari database
          • Insertion = menambahkan data baru ke database
          • Deletion  = menghapus data dari database
          • Modification = mengubah data dalam database
        • DML terdiri dari dua jenis :
          • Prosedural yaitu DML meminta user untuk menentukan data “apa” yang dibutuhkan dan “bagaimana” mendapatkannya.
          • Non Prosedural yaitu DML meminta user untuk menentukan data “apa” yang dibutuhkan tanpa menjelaskan cara mendapatkannya. 

        Database Manager

        • Adalah modul yang menyediakan interface antara level rendah data yang tersimpan di database dengan program aplikasi dan query.
        • Tugas database manager adalah:
          • Berinteraksi dengan file manager
          • Menjaga integritas dan keamanan data 
          • Backup dan recovery. 
          • Mengendalikan konsistensi dan konkurensi data.

        Database Admnistrator

        • Adalah seseorang yang bertugas mengendalikan data dan program untuk mengaksesnya.
        • Tugas DBA :
          • Mendefinisikan skema database
          • Mendefinisikan metode untuk mengakses data dan struktur penyimpanannya.
          • Modifikasi fisik penyimpanan dan skema data
          • Memberikan otorisasi hak akses data (granting) 
          • Menentukan integritas constraints.

        Database Users

        • Pengguna database terdiri 4 kelompok :
          • Applications Programer
          • Sophisticated users
          • Specialized Users
          • Naïve User 

        Struktur Sistem Keseluruhan

        • Komponen si
        • File manager  = mengelola alokasi space di dalam media penyimpanan (HD)
        • Database manager = menyediakan interface untuk menuliskan query dan program aplikasi ke level rendah penyimpanan data.
        • Query processor = menerjemahkan kalimat dalam query menjadi instruksi bahasa level rendah.
        • DML precompiler
        • DDL Compiler
        • stem database

        Konsep Dasar Database

            KONSEP DASAR

        • Database adalah suatu susunan/kumpulan data operasional lengkap dari suatu organisasi/perusahaan yang diorganisir/dikelola dan simpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu dengan menggunakan komputer sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakainya.

            SISTEM DATABASE 

        • Sistem Database adalah suatu sistem penyusunan dan pengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.

        Komponen Dasar Sistem Database

            DATA

        • Data disimpan secara terintegrasi (Integrated) Terintegrated yaitu Database merupakan kumpulan dari berbagai macam file dari aplikasi-aplikasi yang berbeda yang disusun dengan cara menghilangkan bagian-bagian yang rangkap (redundant)
        • Data dapat dipakai secara bersama-sama(shared)Shared yaitu Masing-masing bagian dari database dapat diakses oleh pemakai dalam waktu yang bersamaan, untuk aplikasi yang berbeda.

            Perangkat Keras (HARDWARE)

        • Terdiri dari semua peralatan perangkat keras komputer yang digunakan untuk pengelolaan sistem database berupa :
          • Peralatan untuk penyimpanan misalnya disk, drum, tape 
          • Peralatan input dan output
          • Peralatan komunikasi data, dll 

            Perangkat Lunak (SOFTWARE)

        • Berfungsi sebagai perantara (interface) antara pemakai dengan data phisik pada database, dapat berupa :
          • Database Management System (DBMS)
          • Program-program aplikasi & prosedur-prosedur

            Pemakai (USER)

        • Terbagi menjadi 3 klasifikasi :
          • Database Administrator (DBA), orang/tim yang bertugas mengelola system database secara keseluruhan
          • Programmer, orang/tim membuat program aplikasi yang mengakses database dengan menggunakan bahasa pemprograman
          • End user, orang yang mengakases database melalui terminal dengan menggunakan query language atau program aplikasi yang dibuat oleh programmer 

        DATA PADA DATABASE  DAN HUBUNGANNYA

        • Ada 3 jenis data pada sistem database, yaitu:
          • Data operasional dari suatu organisasi, berupa data yang disimpan didalam database
          • Data masukan (input data), data dari luar sistem yang dimasukan melalui peralatan input (keyboard) yang dapat merubah data operasional
          • Data keluaran (output data), berupa laporan melalui peralatan output sebagai hasil dari dalam sistem yang mengakses data operasional 

        KEUNTUNGAN PEMAKAIAN SISTEM DATABASE

        • Terkontrolnya kerangkapan data  dan inkonsistensi
        • Terpeliharanya keselarasan data
        • Data dapat dipakai secara bersama-sama
        • Memudahkan penerapan standarisasi
        • Memudahkan penerapan batasan-batasan  pengamanan.
        • Terpeliharanya intergritas data
        • Terpeliharanya keseimbangan atas perbedaan kebutuhan data dari setiap aplikasi
        • Program / data independent

        KERUGIAN PEMAKAIAN SISTEM DATABASE

        • Mahal dalam implementasinya
        • Rumit/komplek
        • Penanganan proses recovery & backup sulit
        • Kerusakan pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen yang terkait

        ISTILAH-ISTILAH YG DIPERGUNAKAN DALAM SISTEM BASIS DATA

        • Enterprise yaitu suatu bentuk organisasi   Contoh :   Sekolah = data_mhs Rumah sakit = data_pasien
        • Entitas yaitu suatu obyek yang dapat dibedakan dengan objek lainnya Contoh : Bidang administrasi siswa = entitas mahasiswa, buku pembayaran Bidang kesehatan  = entitas pasien, dokter, obat
        • c.  Atribute/field yaitu setiap entitas mempunyai atribut atau suatu sebutan untuk mewakili suatu entitas. Contoh : Entity siswa = field = Nim, nama_siswa,alamat,dll Entity nasabah = field = Kd_nasabah,nama_nasabah,dll 
        • Data value yaitu data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data elemen atau atribute. Contoh : Atribut nama_karyawan =sutrisno, budiman, dll
        • Record/tuple yaitu kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap. Contoh : record mahasiswa =nim, nm_mhs, alamat. 
        • File yaitu kumpulan record-record sejenis yang mempunyai panjang elemen sama, atribute yang sama namun berbeda-beda data valuenya
        • Kunci elemen data yaitu tanda pengenal yang secara unik mengindentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas

        TUJUAN PERANCANGAN DATABASE:

        • Untuk memenuhi informasi yang berisi kebutuhan–kebutuhan user secara khusus dan aplikasinya.
        • Memudahkan pengertian struktur informasi
        • Mendukung kebutuhan–kebutuhan pemrosesan dan beberapa objek penampilan (respone time, processing time dan strorage space)

        APLIKASI DATABASE DALAM LIFE CYCLE

        • Pendefinisian Sistem (System definition) Pendefinisian ruang lingkup dari sistem database, pengguna dan aplikasinya. 
        • Perancangan Database (Database Design) Perancangan database secara logika dan fisik pada suatu sistem database sesuai dengan sistem manajemen database yang diinginkan.
        • Implementation Pendefinisian database secara konseptual, eksternal dan internal, pembuatan file–file database yang kosong  serta implementasi aplikasi software.
        • Pengambilan dan Konversi Data (Loading atau data convertion)Database ditempatkan dengan baik, sehingga jika  ingin memanggil data secara langsung ataupun merubah file–file yang ada dapat di tempatkan kembali sesuai dengan format sistem databasenya
        • Konversi Aplikasi (Aplication conversion) Pengkonversian aplikasi agar dapat berjalan dengan database baru.
        • Pengujian dan Validasi (Testing dan Validation) Pengujian dengan menjalankan database dengan   memberikan data-data “real” untuk menemukan kesalahan yang mungkin terjadi.
        • Monitoring dan Maintenance Montoring adalah proses pemantau performa dari database, jika performa database menurun maka dapat dilakukan proses tuning dan reorganized Maintenance adalah proses manajemen database selama database berjalan dan jika ada perubahan maka dapat dilakukan upgrade.

        FASE PROSES PERANCANGAN DATABASE

        • Pengumpulan dan analisa
          • Menentukan kelompok pemakai dan bidang-bidang aplikasinya
          • Peninjauan dokumentasi yang ada
          • Analisa lingkungan operasi dan pemrosesan data
          • Daftar pertanyaan dan wawancara
        • Perancangan database secara konseptual
          • Perancangan skema konseptual
          • Perancangan transaksi yang akan terjadi dalam database.
        • Pemilihan DBMS
          • Faktor teknisContoh faktor teknik : Tipe model data ( hirarki, jaringan atau relasional ), Struktur penyimpanan dan jalur pengaksesan yang didukung sistem manajemen database, Tipe interface dan programmer, Tipe bahasa query
          • Faktor Ekonomi dan Politik organisasiFaktor-faktor ekonomi: Biaya penyiadaan hardware dan software, Biaya konversi pembuatan database, Biaya personalia, dll


        Sumber Utama: https://onlinelearning.uhamka.ac.id/

        Selasa, 30 November 2021

        Tugas 9 [Ryan Gilang & 2103015130] : Bahasa Pemrograman


        Ryan Gilang Pratama

        Kelas 1C

        2103015130


        Bahasa Pemrograman

            Definisi

        • Bahasa Pemrograman merupakan notasi yang dipergunakan untuk mendeskripsikan proses komputasi dalam format yang dapat dibaca oleh komputer dan manusia.
        • Bahasa Natural dirancang untuk memfasilitasi komunikasi antar manusia
        • Bahasa Pemrograman dirancang untuk memfasilitasi komunikasi antara manusia dengan komputer

            Tingkatan Bahasa Pemrograman

        1. Bahasa Mesin (Machine Languages)
        2. Bahasa Rakitan (Assembly Languages)
        3. Bahasa Tingkat Tinggi (High Level Languages)

        Bahasa Mesin

            Diawali dengan ENIAC dan EDVAC, komputer generasi pertama yang dikembangkan oleh John W. Mauclhy dan John von Neumann pada Agustus 1944
            ENIAC menggunakan decimal arithmetic
            EDVAC menggunakan binary arithmetic
            Bahasa Mesin Mengalami perubahan sangat besar setelah 4 dekade sejak EDVAC

        Bahasa Rakitan

        • Dimulai sejak awal 1950   
        • Disebut juga sebagai symbolic machine languages
        • Symbol yang dipergunakan untuk memfasilitasi aspek pemrograman :

        1. Mnemonic Opcodes 
        2. Symbolic Names
        3. Memory Address Automatic Assignment
        4. Addressing Modes

        Bahasa Tingkat Tinggi


            High Level Langueages sendiri ada sekitar akhir tahun 1950. Bahasa program ini memiliki kemampuan untuk mempresentasikan algoritma yang kompleks.
            Human-oriented readability
            Machine-independent

            Perbandingan

            Penambahan dua buah integer.

        Machine Languages






        Assembly







        High Level (Contoh Pascal)





            Sejarah Bahasa Pemrograman

        • 1830 - 1840, Charles Babbage, Analytical Engine
        • Programmer pertama: Ada Byron Countess Of Lovelace
        • 1940, John von Neumann, Komputer pertama dengan stored programs

        Era 1950-an

        • FORTRAN (FORmula TRANslation), 1954~1957, IBM, John Backus, arrays, loops, if-statements
        • COBOL (Common Business-Oriented Language), 1959~1960, US DOD, Grace Hopper, records, output formatting
        • Algol60 (ALGOrithmic Language), 1958~1960,, structured statements, begin-end blocks, type declarations, recursion, pass-by-value parameters
        • LISP (LISt Processor), akhir 1950s, MIT, John McCarthy, functions dan garbage collection
        • APL (A Programming Language), akhir 1950s, Harvard University dan IBM, K. Iverson, arrays and matrices

        Era 1960-an

        • PL/I, 1963-1964, IBM, concurrency, exception handling
        • Algol68, 1963-1968, general type system, orthogonal language
        • SNOBOL (StriNg Oriented symBOlic Language), awal 1960s, Bell Labs, R. Griswold, string processing, pattern matching
        • Simula67, 1965~1967, Norwegian Computing Center, Kristen Nygaard dan le-Johan Dahl, simulations, classes
        • ISWIM, Peter Landin, functional language murni
        • BASIC, 1964, Dartmouth College, John Kemeny dan Thomas Kurtz, bahasa instructional yang sederhana dan interaktif

        Era 1970-an

        • Pascal, 1971, Niklaus Wirth, bahasa instruksional sederhana dengan pernyataan terstruktur
        • C, 1972, Bell Labs, Dennis Ritchie, type system sederhana dan runtime environment
        • CLU, 1974~1977, MIT, Barbara Liskov, pendekatan konsisten untuk mekanisme abstraksi, data abstraction, control abstraction, and exception handling
        • Euclid, 1976~1977, University of Toronto, abstract data types, program verification
        • Mesa, 1976~1979, Xerox, module facility, exception handling, concurrency

        Era 1980-an

        • Ada, 1983, DOD, abstract data types, concurrency
        • Modula-2, 1982, Niklaus Wirth, modules, coroutine
        • Smalltak, 1980, Xerox, Alan Kay and Dan Ingalls, a complete object-oriented programming system
        • C++, 1980, Bell Labs, Bjarne Stroustrup, classes, library
        • Scheme, 1975~1978, MIT, Gerald Sussman dan Guy Steele, versi baru dari LISP
        • ML, 1978, Edinburgh University, Robin Milner, a syntax and type checking similar to Pascal
        • Prolog, 1972~1980, A. Colmerauer, mathematical logic

        Era 1990-an

        • Java, 1995, Gosling, bahasa pertama yang dikeluarkan dengan API yang sudah dikembangkan
        • Bahasa-bahasa Scripting seperti : Perl, Tcl, Javascript, VBScript, Python, dan PHP

        Era 2000-an

        • .NET framework yang dikembangkan oleh Microsoft
        • Mono yang mengadopsi .NET framework. Awalnya dikembangkan pada platform Linux

            Interpreter & Kompiler


        Interpreter

                Merupakan sebuah program yang dapat mengerti sebuah bahasa dan mengeksekusi program yang ditulis dengan bahasa tersebut

        Compiler

                Merupakan program yang menterjemahkan program yang ditulis dengan sebuah bahasa menjadi program yang ditulis oleh bahasa lain


            Semantics & Syntax

        Semantics

                Dari bahasa pemrograman menspesifikasikan arti dari program










        Syntax

                Dari bahasa pemrograman menspesifikasikan struktur dari program













                Dasar mekanisme abstraksi pada bahasa pemrograman adalah penggunaan nama atau identifiers

                Pada kebanyakan bahasa pemrograman, variabel, konstanta dan prosedur dapat diberikan nama yang didefinisikan oleh programmer

        Atribut

            Arti dari nama ditegaskan oleh atribut yang diasosiasikan oleh nama tersebut







        Binding

            Proses mengasosiasikan atribut ke nama disebut dengan Binding









        Binding Time

        • Language definition time: pada saat pendeklarasian
        • Language implementation time: pada saat penggunaan
        • Translation time: tipe-tipe dari variabel
        • Link time: pada saat pemanggilan fungsi external
        • Load time: lokasi global variabel
        • Execution time: nilai dari variabel, lokasi local variabel

        Deklarasi

        • Deklarasi merupakan prinsip dalam menyediakan binding
        • Umumnya diasosiasikan dengan sebuah block
        • Lokal, deklarasi yang ditempatkan didalam block 
        • Global, deklarasi yang ditempatkan diluar block














        Ruang Lingkup (Scope)
























        Syntax

                Lexical Structure menspesifikasikan bagaimana kata dibentuk dari karakter
                Syntactic Structure menspesifikasikan bagaimana kalimat dibentuk dari kata





        Lexical Structure

        • Pada lexical structure, bahasa pemrograman menggunakan tokens untuk membentuk grammatical categories yang akan membentuk blok-blok syntax 
        • Standar tokens: 
        1. Keywords, seperti IF, WHILE, REPEAT, dll
        2. Literals, seperti 10 (numeric literal) atau ‘A’ (string literal)
        3. Special Symbols, umumnya dipergunakan untuk membentuk operator
        4. Identifiers , umumnya dipergunakan untuk menamai routine (prosedur & fungsi)
        5. Comments, baris program yang tidak akan dieksekusi

        Syntatic Structure

                Menggunakan notasi Backus-Naur Form (BNF) untuk definisi formal











        Parse Tree
















        Selasa, 09 November 2021

        Tugas 7 [Ryan Gilang & 2103015130] : Sistem Bilangan dan Kode

         

        Ryan Gilang Pratama

        Kelas 1C

        2103015130

        Sistem Bilangan dan Kode

        Definisi Sistem Bilangan


            Bilangan ialah suatu jumlah dan suku-suku angka.  Dimana tiap  suku  angka adalah merupakan hasil perkalian  antara  angka  dengan  hasil  perpangkatan  dan bilangan dasar, dimana pangkat ini sesuai dengan letak suku angka tersebut.

            Sistem Dasar Bilangan Sepuluh (Desimal)

            Yaitu sistem bilangan yang biasa kita pakai, dimana menggunakan kombinasi angka-angka dan not sampai  dengan sembilan.

            Sistem Bilangan Dasar Dua (Sistem Binair)

            Mempunyai bilangan dasar (base) = 2, karena hanya mengenal 2 notasi yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan dasar dua ini dibentuk dengan kombinasi dari dua notasi diatas. Digunakan untuk perhitungan didalam komputer, karena komponen-komponen dasar komputer hanya dua keadaan saja yaitu hidup dan mati.

            Sistem Dasar Bilangan Enam Belas (Sistem Heksadesimal) 

            Mempunyai bilangan dasar (base) = 16. Kombinasi dari system bilanga heksadesimal ini dibentuk dari bilangan 0 sampai 9 dan abjad A sampai F.

            Sistem Dasar Bilangan Delapan (Sistem Okatadesimal)

            Mempunyai bilangan dasar (base) = 8. Kombinasi dari system bilangan oktadesimal ini dibentuk dari bilangan 0 sampai 7.


        Macam - Macam Sistem Bilangan


            Konversi Radiks-r ke Desimal

            Rumus konversi radiks-r ke desimal:
















            Konversi Bilangan Desimal ke Biner

            Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan Biner: Gunakan pembagian dgn 2 secara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban.








            Konversi Bilangan Desimal ke Oktal

            Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan oktal: Gunakan pembagian dgn 8 secara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban.





            Konversi Bilangan Desimal ke Hexadesimal

            Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan hexadesimal: Gunakan pembagian dgn 16 secara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban.






            Konversi Bilangan Biner ke Oktal

            Untuk mengkonversi bilangan biner ke bilangan oktal, lakukan pengelompokan 3 digit bilangan biner dari posisi kanan.





            Konversi Bilangan Oktal ke Biner

            Sebaliknya untuk mengkonversi Bilangan Oktal ke Biner yang harus dilakukan adalah terjemahkan setiap digit bilangan oktal ke 3 digit bilangan biner.





            Konversi Bilangan Biner ke Hexadesimal

            Untuk mengkonversi bilangan biner ke bilangan hexadesimal, lakukan pengelompokan 4 digit bilangan biner dari posisi kanan.




            Konversi Bilangan Hexadesimal ke Biner

            Sebaliknya untuk mengkonversi Bilangan Hexadesimal ke Biner yang harus dilakukan adalah terjemahkan setiap digit bilangan Hexadesimal ke 4 digit bilangan biner.





        Kode Biner yang mewakili data

            Suatu komputer yang berbeda menggunakan kode biner untuk mewakili suatu karakter. 

        • Komputer 1 byte untuk 4 bit menggunakan kode biner yang berbentuk kombinasi 4 bit yaitu BCD (Binary Coded Decimal). 
        • Komputer yang menggunakan 1 byte untuk 6 bit, menggunakan kode biner dengan kombinasi 6 bit yaitu SBCDIC (Standard Binary Coded Decimal Interchange Code). 
        • Komputer 1 byte untuk 8 bit menggunakan kode biner dengan kombinasi 8 bit yaitu EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code) atau ASCII (American Standard Code for Information Interchange).

            Binary code decimal

            BCD merupakan kode biner yang digunakan hanya untuk mewakili nilai digit decimal saja, yaitu angka 0 sampai dengan 9. Menggunakan kombinasi 4-bit, sehingga hanya 10 kombinasi yang dipergunakan.


        SBCDIC (standart binary coded decimal interchange code)

        • Merupakan kode biner yang dikembangkan dari BCD, BCD dianggap tanggung, karena masih ada 6 karakter kombinasi yang tidak dipergunakan, tetapi tidak dapat digunakan untuk mewakili karakter yang lain. 
        • SBCDIC banyak digunakan pada komputer generasi kedua. SBCDIC menggunakan kombinasi 6-bit, sehingga lebih banyak kombinasi yang dihasilkan yaitu sebanyak 64 (26 = 64) kombinasi kode adalah 10 kode untuk digit angka, 26 kode untuk huruf alphabetic dan sisanya karakter-karaker khusus yang dipilih. Posisi bit di SBCDIC dibagi menjadi 2 zone yaitu 2 bit pertama (diberi nama A dan B) disebut alpha bit position dan 4 bit berikutnya (diberi nama bit 8, bit 4 dan bit 1) disebut numeric bit position.


        EBCDIC (extended binary coded decimal interchange code)

        • Dikenal juga dengan ASCII (American Standard Code for Information Interchange).
        • EBCDIC banyak digunakan pada computer generasi ketiga, seperti IBM S/360.
        • EBCDIC terdiri dari kombinasi 8-bit yang memungkinkan untuk mewakili karakter sebanyak 256 (2 8 = 256) kombinasi karakter. Pada EBCDIC high-order bits atau 4-bit pertama disebut dengan zone bits dan low-order bits atau 4 bit kedua disebut dengan numeric bits.


            ASCII 7 BIT

            ASCII singkatan dari American Standard Code for Information Interchange atau ada yang menyebut dengan American Standard Commintee on Information Interchange dikembangkan oleh ANSI (American National Standards Institute) untuk tujuan membuat kode biner yang standar. 

            Kode ASCII yang standar menggunakan kombinasi 7-bit, dengan kombinasi sebanyak 127 dari 128 (27 = 128) kemungkinan kombinasi, yaitu:

        • 26 buah huruf capital (upper case) dari A s/d Z.
        • 26 buah huruf kecil (lower case) dari a s/d z.
        • Digit decimal dari 0 s/d 9.
        • 34 karakter kontrol yang tidak dapat dicetak hanya digunakan untuk informasi status operasi computer.
        • 32 karakter khusus (special characters).

        ASCII 7-bit banyak digunakan untuk komputer-komputer generasi sekarang, termasuk komputer mikro.

            ASCII 8 BIT

            ASCII 8-bit terdiri dari kombinasi 8-bit mulai banyak digunakan, karena lebih banyak memberikan kombinasi karakter. Dengan ASCII 8-bit, karakter-karakter graphic yang tidak dapat diwakili ASCII 7-bit, seperti ♥ ♦ ♣ ♠ α β ►◄ karakter dan sebagainya dapat diwakili. Komputer IBM PC menggunakan ASCII 8-bit.


        Sumber Utama: https://onlinelearning.uhamka.ac.id/